http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/431182_391182804225292_100000007284082_1477334_2013957390_n.jpg‘ rel=’icon’ type=’image/gif’ /> FILS PRAYOGA

Kamis, 22 Maret 2012

Film kartun Transformers buatan Indonesia

Senin, 19 Maret 2012

Tips memilih jurusan kuliah

TIPS MEMILIH JURUSAN

Wah, emang anyak banget tips-tips untuk memilih jurusan dalam kuilh. tapi, di sisi lain banyak kebingungn yang kita dapat setelah membaca tips-tips untuk memilih jurusan. memang sulit kita memilih jurusan untuk kuliah, karena jurusan itulah yang merupakan gerbang masa depan kita.percaya atau tidak jurusan itu mebikin kita bingung.Nah, temen-tmenQ yang Budiman, tapi jangan kwatir pastinya kalian udah mengetahui potensi temen-temen itu di bidang apa.kebanyakan temen-temen banyak yang tidak percaya pada dirinya sendiri.sebetulnya yang membikin bingung itu bukan karena banyak membaca triks tapi kita mempercayai diri kita bisa. cobak kalau temen-temen fikirkan. apa sich kelebiahan diriku?? dan pernahkah temen-temen memberi kepercayaan pada dirikita?. mungkin itu kekurangan kita selama ini. belum perah memikiran apa kelebihan diri kita dan kurang percaya pada diri kita. padahal ALLAH menciptakan kita sebagai maklhuk yang paling sempurna.
Ni, ada langkah-langkah menurut saya yg baik untuk merubah diri kita menjadi lebih baik  :
1. Mulailah gali potensi anda sejak sekarang.
2. percayakan potensi itu pada diri anda.
3. latih potensi itu biar gak hilang dari dalam dirimu.
4. jangan pernah menyerah dalam keadaan apapun.
5. tanamkan pada diri anda sebuah jepercayaan diri.
6. selamat mencoba, semangat, pasti bisaaaaaaaaa.
temen-temen yang budiman, begitulah pengalamanku.SEMOGA TEMEN-TEMEN TIDAK BINGUNG YA, AMIINNNNNN.
 ^_^

Tips memilih jurusan kuliah

WAW, INI MLAH ADA TUJUH TRRIIKK ....

1. Sesuaikan Jurusan yang Ingin Diambil dengan Minat & Bakat. Pelajari bakat kamu sesungguhnya. Setiap individu pasti memiliki bakat, kelebihan atau kesukaan terhadap sesuatu. Jika kamu tidak suka menghitung janganlah mengambil jurusan matematika atau teknik sipil atau teknologi informasi. Silakan pilih jurusan yang bisa mengantarkan kamu meraih cita-cita.
2. Jangan Ikut-ikutan Teman. Karena kamu memiliki teman-teman akrab dan tidak ingin berpisah dengan mereka jadinya kamu kompak mengambil jurusan kuliah yang sama. Tidak masalah kamu barengan dengan teman untuk kuliah tapi tanyakan diri sendiri apakah kamu memiliki minat dan bakat yang sama dengan teman-temanmu yang lain.
3. Pertimbangkan Kemampuan Orang Tua Membiayai Kuliah. Yang tidak kalah pentingnya adalah biaya. Bicarakan dengan orang tua mengenai hal ini karena akan sangat menentukan lokasi perguruan tinggi yang akan kamu tuju, pengeluaran studi, biaya hidup dll. Akan lebih baik jika kamu kuliah sambil bekerja untuk meringankan biaya studi kamu.
4. Usahakan Bisa Kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Untuk bisa masuk PTN memang susah karena kamu harus menjalani sejumlah tes seleksi. Kuliah di PTN tentunya membuat biaya akan lebih murah dibandingkan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Namun hal ini tidak mutlak karena ada juga sejumlah PTN favorit yang memberlakukan biaya kuliah bahkan lebih tinggi dari PTS.
5. Pelajari PTN atau PTS yang Akan Kamu Tuju. Perhatikan latar belakang kampus yang menjadi target kamu mengenai kelengkapan sarana dan prasarana penunjang studi, kredibilitas dosen pengajar, reputasi kampus dan khusus untuk PTS perhatikan status program studi yang kamu minati apakah sudah terakreditasi atau belum. Status terakreditasi menunjukkan mutu PTS dalam menyelenggarakan program studi.
6. Peluang Karir di Masa Mendatang. Gali informasi sebanyak mungkin mengenai segala sesuatu yang berhubungan dengan jurusan kuliah kamu nanti terutama peluang karir ke depannya seperti apa. Kamu bisa bertanya kepada orang tua, saudara, teman senior atau browsing di internet.
7. Kuliah Pilih Sarjana atau Diploma? Baik Sarjana maupun Diploma memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Jurusan Diploma akan menghasilkan pelajar yang siap sepenuhnya terjun di dunia kerja namun tanpa gelar sementara kuliah Sarjana akan menghasilkan pelajar yang memiliki gelar namun belum tentu siap kerja. Sekarang terserah kamu untuk menentukan tentunya dengan pertimbangan yang matang.
Semoga pertimbangan di atas bisa membantu kamu dalam menentukan arah pendidikan kamu ke depannya. Yang pasti apapun jurusan yang kamu pilih hendaknya ditekuni betul untuk mencapai cita-cita.

Tips memilih jurusan kuliah


6 TIPS MEMILIH JURUSAN KULIAH

  1. Karena masa kuliah itu memakan waktu yang lama, maka Tanya dulu pada diri kita sendiri apa yang jadi minat kita, jurusan apa yan kita sukai dan yang mampu kita kuasai, apa yang kita bisa karena dengan memilih jurusan yang berdasarkan kemauan, maka semangat kita untuk menjalani dunia perkuliahan itu akan terasa enteng dan kita tidak merasa terbebani, berdoalah jika masih bingung.
  2. Jangan penah mengikuti jejak orang lain, jadilah diri sendiri, karena sifat ikut-ikutan tidak akan bertahan lama yang akan membuat kita putus di tengah jalan.
  3. Sebelum benar-benar memilih jurusan kuliah khususnya perguruan tinggi swasta, pelajari dulu latar belakangnya, sudah terpecaya atau lihat apakah lulusan perguruan tinggi disana menjanjikan atau tidaknya untuk masa depan kita.
  4. Cara info lewat para kerabat kita yang pernah kuliah, tanya mereka semua hal yang menyangkut tentang masa kuliah tesebut, serta tanyakan apa saja yang bisa kita jadikan patokan dalam memilih serta mempersiapkan hal-hal yang harus ada
  5. Lihat keuangan keluarga kita, jangan memaksakan keadaan, pilihlah jurusan atau perguruan yang terjangkau oleh keuanga keluarga kita
  6. Jangan menyerah pada keadaan, gali terus informasi, banyak bertanya pada yang telah berpengalaman, pasti kita menemukan jalan yang akan membawa mimpi kita menjadi kenyataan.

Tips memilih jurusan kuliah

5 Tips Memilih Jurusan Kuliah


 

Memilih jurusan terkadang menjadi masalah tersendiri bagi calon mahasiswa. Hal ini terjadi ketika mereka belum mengetahui minat dan bakatnya sejak dini. Alhasil, tak sedikit yang merasa telah salah memilih jurusan ketika duduk di bangku perkuliahan.
Sebelum hal itu terjadi pada Anda, lima hal di bawah ini bisa dipertanyakan kepada diri sendiri sebelum mengambil keputusan. Apa saja?1. Apa yang Anda suka?
Ketahui dan kenali apa yang Anda sukai. Jangan memilih jurusan hanya karena mengikuti pilihan orang lain atau agar tetap bersama teman dekat. Dalam mengambil keputusan, bicaralah pada hati kecil Anda, dan pilih yang akan membuat bersemangat!

2. Apakah Anda baik dalam suatu bidang?
Anda harus mengetahui keunggulan Anda dalam suatu bidang tertentu. Hal itu bisa diukur dengan melihat bagaimana respons orang-orang sekitar dengan apa yang Anda hasilnya. Misalnya, apakah Anda selalu mendapat pujian dari suatu pertunjukan atau karya seni? Jika Anda memiliki kecendrungan alami ke arah minat dan ketrampilan tersebut, Anda dapat mempertimbangkannya sebagai pilihan untuk menentukan jurusan. 

3. Apa profesi yang ingin Anda jalani?
Apakah Anda ingin menjadi dokter, guru atau pengacara? Jangan membatasi diri Anda dalam melakukan hal-hal dalam bidang tersebut. Jika Anda ingin menjadi dokter, tapi memiliki ketertarikan pada sastra maka lihatlah dahulu jurusan tersebut sebelum menentukan pilihan.

4. Keterampilan apa yang ingin Anda pelajari?

Anda harus mengetahui dengan jelas, apa keterampilan yang perlu lebih didalami saat memilih sebuah profesi atau bidang. Misalnya, Anda menyukai teater dan memiliki impian akan menghabiskan waktu Anda di bidang itu, maka cari tahulah keterampilan apa yang harus Anda kuasai jika ingin sukses menjalaninya. Atau, jika Anda ingin mempunyai perusahaan, sejak awal Anda harus mempelajari seluk beluk tentang bisnis, etika, pemasaran, humas, dan pelayanan. Pilih dengan cermat jurusan yang akan membuat Anda tertarik di dalamnya.

5. Faktor-faktor apa yang harus dipertimbangkan?
Banyak siswa yang memilih jurusan karena terpengaruh keluarga, keuangan, atau budaya. Sambil menjelajahi jurusan yang Anda pilih, ingatlah bahwa faktor kekuatan eksternal akan memengaruhi kehidupan di kampus Anda dari berbagai sisi. Menemukan jurusan yang dapat memberikan keseimbangan untuk impian internal Anda dan dukungan dari luar akan membuat situasi yang lebih mudah dikendalikan.

Selamat memilih!

Jumat, 16 Maret 2012

SCAM WEB

CIRI-CIRI SITUS SCAM WEB

Inilah 5 Ciri-ciri Situs E-Commerce Scam di Internet






Bagi Anda yang kurang mengerti internet marketing, mungkin masih agak sulit membedakan mana-mana situs e-commerce yang beneran dan mana situs e-commerce yang menipu di internet. Dan karena banyak yang belum bisa membedakan mana pedagang asli, dan mana pedagang penipu (scam) maka saya pun sebagai pedagang online sering tak luput dicurigai juga sebagai scammer. Pengalaman saya selama ini berjualan di internet sering sekali menjumpai beberapa klien yang tidak mudah percaya begitu saja kepada saya sehingga ini menjadi salah satu hambatan untuk berjualan barang dan jasa di internet.



Kebetulan selain saya berjualan barang di internet, saya juga membuka Jasa Internet Buying Agen. Karena sistem jasa yang saya berikan juga harus bayar di muka (preorder) baru pembelian bisa saya proses maka sering sekali saya mengalami kejadian ini. Klien takut kalau sudah transfer bayar ke saya tapi barang tidak saya belikan. Jadi, di internet memang perlu cara-cara pendekatan, diantaranya pakai cara Emotional Marketing agar customer mau percaya kepada kita. Dan ini bukan pekerjaan gampang.



Sebenarnya apa saja, sih ciri-ciri situs e-commerce scam? Ada beberapa kriteria yang menjadi ciri-ciri situs itu bisa Anda curigai sebagai scam apa tidak. Diantaranya yang patut Anda curigai adalah kalau Anda menjumpai situs e-commerce yang punya ciri-ciri sebagai berikut:



1. Harga barang yang ditawarkan situsnya terlalu murah



Anda perlu waspada dan pantas curiga kalau menjumpai situs e-commerce yang barang dagangannya dijual terlalu murah. Contoh, saya pernah dapat klien yang akan membeli PC tablet buatan China ukuran 10 inch ber-OS Windows 7. Anda ingin tahu berapa harganya? Waktu saya cek situsnya, harga yang ditawarkan hanya $34 USD. Gila, sungguh tidak masuk akal, bukan? Buat beli operating systemnya aja mana boleh harga segitu. Betul? Jadi intinya Anda boleh tergiur dengan penawaran harga murah tapi tetap harus waspada dan hati-hati. Pakai logika juga, yang namanya pedagang apa mungkin mau rugi, pasti semua cari untung, bukan?



Nah, kalau semua barang yang ditawarkan harganya tak masuk akal, itu jelas-jelas situs e-commerce scam. Penipu sering memanfaatkan kelemahan orang yang mudah tergiur dengan harga murah untuk menipu di internet. Ingat, dalam ilmu marketing ada yang namanya teknik Social Engineering Marketing. Manusia itu punya beberapa kelemahan dasar yang bisa dieksploitasi.



2. Umur situs masih terlalu muda atau baru berumur beberapa bulan



Umur situs e-commerce scam kebanyakan tidak akan berumur lama. Sebab setelah dapat korban situs akan dilaporkan sebagai scam oleh para korbannya di internet sehingga kebanyakan pelakunya langsung menutupnya terus ganti buat situs baru lagi. Dan kalau berbicara reputasi sebuah situs tentu sulit untuk menguji sebuah situs itu bisa dipercaya apa tidak kalau umur situsnya saja masih seumuran jagung, baru tiga bulan misalnya. Jadi Anda juga harus waspada kalau menjumpai situs e-commerce yang baru berdiri atau dibuat di internet. Semakin tua umur sebuah situs semakin trust. Kalau Anda mau aman lebih baik memilih berbelanja ke situs-situs e-commerce yang sudah terkenal dan punya reputasi baik semacam eBay, Amazon, Alibaba dll.



Lalu bagaimana cara mengecek umur sebuah situs? Mudah saja, silahkan cek data register nama domain situsnya ke Whois. Nanti disana Anda akan disodori oleh Whois dengan data-data kapan situsnya itu lahir, berapa umur situsnya dan siapa pemiliknya.



3. Situs tidak secure dan belum dienkripsi



Situs e-commerce ciri-cirinya data pasti (kebanyakan) dienkripsi. Karena situsnya pasti meminta data-data Anda. Yaitu nama, alamat shipping, data-data keuangan Anda, salah satunya kartu kredit. Akan sangat berbahaya kalau lalu-lintas datanya tidak dienkripsi. Data bisa dibajak oleh hacker. Jadi Anda patut mencurigai sebuah situs itu scam kalau situs e-commercenya tidak mengenkripsi data situsnya.



Bagaimana cara melihat sebuah situs itu dienkripsi atau tidak? Saat Anda sudah mulai masuk ke halaman login atau memasukkan data-data seperti nama, alamat (shipping), dan juga data pembayaran di form situsnya, coba cek address bar situs yang muncul di browser Anda harus berubah menjadi https, bukan tetap http tanpa huruf “S”. Contoh https://www.ebay.com.



4. Belum terintegrasi dengan payment gateway



Situs e-commerce pasti juga terintegrasi dengan payment gateway sebagai alat pembayaran. Yaitu pasti akan ngelink, contoh ke Paypal atau ke jaringan kartu kredit Visa dan Master. Nah, kalau sebuah situs cara pembayarannya masih menggunakan transfer secara manual, Anda patut curiga itu adalah situs scam.



5. Rangking Pagerank Google, Alexa dan trafik masih sangat rendah



Umur situs scam karena kebanyakan tidak berumur lama maka trafik dan reputasi di Google pasti masih rendah pula. Pagerank kebanyakan masih nol, Alexanya juga masih gemuk di atas jutaan. Silahkan gunakan pagerank checker yang banyak tersedia di internet kalau Anda ingin mengeceknya. Silahkan ketikkan saja kata kunci “Pagerank Checker” di Google nanti Anda akan disodori banyak situs yang menyediakan tool gratis buat mengecek rangking Google sebuah situs.



Itulah kelima poin minimal yang perlu Anda perhatikan jika Anda hendak transaksi e-commerce di internet. Kalau ciri-ciri di atas tidak ada satu pun terlihat di situsnya, Anda tak perlu was-was lagi akan tertipu. Karena situs e-commerce yang bukan scam umumnya tidak mempunyai kriteria-kriteria di atas.



Kalau Anda ada pertanyaan dan tambahan saya persilahkan tambahkan di kolom komentar. Semoga tulisan ini bermanfaat dan selamat berbelanja dengan aman.



Read more: http://www.diptara.com/2011/09/inilah-5-ciri-ciri-situs-e-commerce.html#ixzz1pHrpD1QO

Template by:

FILLS PRAYOGA B Free Blog Templates